Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 22 Februari 2016

Makna Lambang POLRI (Polisi Republik Indonesia)

Makna Lambang Polisi Republik Indonesia

Lambang Polisi bernama Rastra Sewakottama yang berarti "Polri adalah Abdi Utama dari pada Nusa dan Bangsa." Sebutan itu adalah Brata pertama dari Tri Brata yang diikrarkan sebagai pedoman hidup Polri sejak 1 Juli 1954.
Polri yang tumbuh dan berkembang dari rakyat, untuk rakyat, memang harus berinisiatif dan bertindak sebagai abdi sekaligus pelindung dan pengayom rakyat. Harus jauh dari tindak dan sikap sebagai "penguasa". Ternyata prinsip ini sejalan dengan paham kepolisian di semua Negara yang disebut new modern police philosophy, "Vigilant Quiescant" (kami berjaga sepanjang waktu agar masyarakat tentram).
Prinsip itu diwujudkan dalam bentuk logo dengan rincian makna sbb:

Perisai  bermakna pelindung rakyat dan negara.

Tiang dan nyala obor  bermakna penegasan tugas Polri, disamping memberi sesuluh atau penerangan juga bermakna penyadaran hati nurani masyarakat agar selalu sadar akan perlunya kondisi kamtibmas yang mantap.

Pancaran obor  yang berjumlah 17 dengan 8 sudut pancar berlapis 4 tiang dan 5 penyangga bermakna 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaaan yang berarti Polri berperan langsung pada proses kemerdekaan dan sekaligus pernyataan bahwa Polri tak pernah lepas dari perjuangan bangsa dan negara.

Tangkai padi dan kapas  menggambarkan cita-cita bangsa menuju kehidupan adil dan makmur, sedangkan 29 daun kapas dengan 9 putik dan 45 butir padi merupakan suatu pernyataan tanggal pelantikan Kapolri pertama 29 September 1945 yang dijabat oleh Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.

 3 Bintang  di atas logo bermakna Tri Brata adalah pedoman hidup Polri. Sedangkan warna hitam dan kuning adalah warna legendaris Polri.

Warna hitam  adalah lambang keabadian dan sikap tenang mantap yang bermakna harapan agar Polri selalu tidak goyah dalam situasi dan kondisi apapun; tenang, memiliki stabilitas nasional yang tinggi dan prima agar dapat selalu berpikir jernih, bersih, dan tepat dalam mengambil keputusan.
 
Watampone, 23 February 2016
Hormat Saya,
 
 
 
Andi Muh. Darul Ramadhany

Daftar Singkata Umum Militer AD


Watampone, 23 February 2016
Hormat Saya,



Andi Muh. Darul Ramadhany

Jumat, 08 Januari 2016

Militer Indonesia 2016

Dua KRI Kolinlamil Kembali Dukung Serpas Pamputer Serpas Pamputer dengan KRI Banda Aceh-593 


☆ Mengawali tahun 2016, jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), melaksanakan dukungan kegiatan Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Satgasmar Pasmar I Surabaya dan latihan pasukan Batalyon Raider 613/Raja Alam Kodam VI Mulawarman. Pengamanan pulau terluar dan latihan Batalyon Infanteri 613/Raja Alam itu menggunakan dua KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta. Kedua KRI sudah berangkat pada Selasa (6/1) dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta. Dua KRI tersebut, yaitu KRI Banda Aceh-593 dengan komandan Letkol Laut (P) Edi Haryanto melaksanakan pergeseran pasukan dan material (Serpas dan Sermat) untuk latihan pasukan Batalyon Infanteri 613/Raja Alam Kodam VI Mulawarman, sementara KRI Teluk Hading-538 dengan Komandan Letkol Laut (P) Rikrik Permadi Sobana mendukung pergeseran pasukan dan material Satgas pengamanan pulau terluar Pasmar I Surabaya. Menurut Asisten Operasi Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, S.E. bahwa saat ini kapal Perang Kolinlamil baik yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta mendukung pelaksanaan Serpas dan Sermat dalam rangka Pamputer dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Timur. Selain itu juga mendukung pergeseran pasukan Yonif 613/Raja Alam yang akan melaksanakan latihan raider. Dukungan Kolinlamil ini merupakan bagian dari tugas pokoknya yaitu membina kemampuan sistem angkutan laut militer, membina potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara, melaksanakan angkutan laut TNI dan Polri yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis serta melaksanakan bantuan angkutan laut dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Selain tugas-tugas tersebut, Kolinlamil juga turut berperan aktif dalam mendukung operasi militer selain perang seperti bakti kemanusiaan, dengan menggerakkan unsurnya ke daerah yang dilanda bencana alam, serta pengangkutan material dan logistik ke daerah tertinggal di seluruh wilayah nusantara guna pemerataan pembangunan nasional. 


Watampone, 8 January 2015
Hormat Saya,





Dhany Darmadhi

Selasa, 14 April 2015

Pembentukan Tulang Pada Manusia



Pembentukan Tulang

Osifikasi adalah sebuah proses pembentukan tulang. Pembentukan tulang dimulai dari perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan (kartilago) yang berkembang menjadi tulang keras.

Pertumbuhan tulang bermula sejak umur embrio 6-7 minggu dan berlangsung sampai dewasa. Pertumbuhan tulang ini akan lengkap pada bulan ketiga kehamilan. Pertumbuhan tulang bayi di dalam rahim dipengaruhi oleh hormon plasenta dan kalsium. Setelah anak lahir, proses pertumbuhan tulangnya diatur oleh hormon pertumbuhan, kalsium, dan aktivitas sehari-hari. Osteoblas dan osteoklas berperan dalam proses pembentukan tulang, dimana keduanya bekerja secara bertolak belakang (osteoblas memicu pertumbuhan tulang, sedangkan osteoklas menghambat pertumbuhan tulang) agar tercapai proses pembentukan tulang yang seimbang. 

Osifikasi dimulai dari sel-sel mesenkim memasuki daerah osifikasi, bila daerah tersebut banyak mengandung pembuluh darah akan membentuk osteoblas, bila tidak mengandung pembuluh darah akan membentuk kondroblas.

Pada awalnya pembuluh darah menembus perichondrium di bagian tengah batang tulang rawan, merangsang sel-sel perichondrium berubah menjadi osteoblas. Osteoblas ini akan membentuk suatu lapisan tulang kompakta, perichondrium berubah menjadi periosteum. Bersamaan dengan proses ini pada bagian dalam tulang rawan di daerah diafisis yang disebut juga pusat osifikasi primer, sel-sel tulang rawan membesar kemudian pecah sehingga terjadi kenaikan pH (menjadi basa) akibatnya zat kapur didepositkan, dengan demikian terganggulah nutrisi semua sel-sel tulang rawan dan menyebabkan kematian pada sel-sel tulang rawan ini. Kemudian akan terjadi degenerasi (kemunduran bentuk dan fungsi) dan pelarutan dari zat-zat interseluler (termasuk zat kapur) bersamaan dengan masuknya pembuluh darah ke daerah ini, sehingga terbentuklah rongga untuk sumsum tulang.

Pada tahap selanjutnya pembuluh darah akan memasuki daerah epifise sehingga terjadi pusat osifikasi sekunder, terbentuklah tulang spongiosa. Dengan demikian masih tersisa tulang rawan dikedua ujung epifise yang berperan penting dalam pergerakan sendi dan satu tulang rawan di antara epifise dan diafise yang disebut dengan cakram epifise.

Selama pertumbuhan, sel-sel tulang rawan pada cakram epifise terus-menerus membelah kemudian hancur dan tulang rawan diganti dengan tulang di daerah diafise, dengan demikian tebal cakram epifise tetap sedangkan tulang akan tumbuh memanjang. Pada pertumbuhan diameter (lebar) tulang, tulang didaerah rongga sumsum dihancurkan oleh osteoklas sehingga rongga sumsum membesar, dan pada saat yang bersamaan osteoblas di periosteum membentuk lapisan-lapisan tulang baru di daerah permukaan. 



Jadi pembentukan tulang keras berasal dari tulang rawan (kartilago yang berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk sistem havers. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. 


Watampone, 14 April 2015
Penulis



Andi Muh. Darul Ramadhany                           Muh. Farid Imran

Nama - Nama Rangka Manusia Beserta Nama Latinnya


RANGKA AKSAL
1. KRANIAL (Tengkorak)


  • 1 tulang dahi (frontal)
  • 2 tulang ubun-ubun (parietal)
  • 1 tulang kepala belakang (osipital)
  • 2 tulang baji (sphenoid)
  • 2 tulang pelipis (temporal)
  • 2 tulang hidung(nasal)
  • 2 tulang pipi (zigomatik)
  • 1 tulang rahang atas (maksila)
  • 2 tulang rahang bawah (mandibula)
  • 1 tulang lidah (vomel)
  • 2 tulang langit-langit di dalam mulut (platinum)
  • 2 tulang tapis (ethmoid)
  • 2 tulang air mata (lakrimal)

2. TULANG TELINGA

  • 2 tulang martil (Malleus)
  • 2 tulang landasan (Incus)
  • 2 tulang sanggurdi (Stapes)

3. VERTEBRA COLUMNIS (Ruas Tulang Belakang)

  • 7 ruas tulang leher(Cervical)
  • 12 ruas tulang punggung(Dorsal/Thorax)
  • 5 ruas tulang pinggang (Lumbalis)
  • 5 ruas tulang kelangkang (Sacrum)
  • 4 ruas tulang ekor (Cogcig)

4. STERNUM (Tulang Dada)
tiga kesatuan yang hanya dihitung satu tulang.

  • Tulang hulu (Manubrium)
  • Tulang badan (Sterni)
  • Taju pedang (Xyphoid Proccesus)

5. COSTAE (Tulang Rusuk)

  • 7 pasang tulang rusuk sejati (Costa Vera)
  • 3 pasang tulang rusuk palsu (Costa Spuria)
  • 2 pasang tulang rusuk melayang (Costa Fluctuantes)



RANGKA APENDIKULER
1. Bahu
  • 2 tulang belikat (Scapula)
  • 2 tulang selangka (Clavicula)
2. Panggul
  • 2 tulang pinggul (Illium)
  • 2 tulang duduk (Ischium)
  • 2 tulang kemaluan (Pubis)
3. Lengan
  • 2 tulang lengan atas (Humerus)
  • 2 tulang pengumpil (Radius)
  • 2 tulang hasta (Ulna)
  • 2x8 tulang pergelangan tangan (Carpal)
  • 2x5 tulang telapak tangan (Metacarpal)
  • 2x14 ruas tulang jari tangan (Falanges)
4. Tungkai
  • 2 tulang paha (Femur)
  • 2 tulang tempurung lutut (Patella)
  • 2 tulang kering (Tibia)
  • 2 tulang betis (Fibula)
  • 2 tulang tumit (Kalkaneum)
  • 2x7 tulang pergelangan kaki (Tarsal)
  • 2x5 tulang telapak kaki (Metatarsal)
  • 2x14 ruas tulang jari kaki (Falanges)
 
Watampone, 14 April 2015
Penulis
 
 
 
 
Andi Muh. Darul Ramadhany                                 Muh. Farid Imran                    Fail Basma
 
 
Ahmad Farhan Isnan
 

Sabtu, 04 April 2015

Niat Puasa,Doa Berbuka Puasa,Dan Faedah Dari Setiap Puasa Sunnah

Tugas Fiqih

Lafadz Niat Puasa :

Doa Niat Puasa


Nawaitu shauma ghodin 'an adaai fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'ala


Artinya 

"Aku niat berpuasa esok hari dari kewajiban fardhu ramadhan tahun ini
karena Allah Ta'ala
"


2. Doa Berbuka Puasa


3. Faedah dari setiap puasa Sunnah

A. Puasa Senin Kamis
1. Surga Balasannya Di Akhirat.2. Terhindar dari Siksa Api Neraka.3. Menjadi Penolong pada Hari Kiamat.4. Menanamkan Kedekatan Diri pada Allah SWT.


B. Puasa Syawal
1. Puasa syawal akan menggenapkan ganjaran berpuasa setahun penuh
2. Puasa syawal seperti halnya shalat sunnah rawatib yang dapat menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib
3. Melakukan puasa syawal merupakan tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan
4. Melaksanakan puasa syawal adalah sebagai bentuk syukur pada Allah
5. Melaksanakan puasa syawal menandakan bahwa ibadahnya
kontinu dan bukan musiman saja



C. Puasa Asyura
Menghapuskan dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya,
selama kesyirikan dan dosa-dosa besar dijauhi.


D. Puasa Arafah
Berpuasa di hari arofah akan dihapus dosa dua tahun
(1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang)


E. Puasa Ayyamul Bidh
  1. Menghidupkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  2. Memberi istirahat pada anggota badan setiap bulannya.
F. Puasa Daud
1. Setiap amal anak Adam selama Ramadhan dilipatgandakan menjadi
sepuluh kali lipat, bahkan sampai tujuh ratus kali lipat.
2. Dan juga akan diampuni semua dosa-dosa yang lalu




Watampone, 5 April 2015
Penulis




Andi Muh. Darul Ramadhany                                         Muh. Farid Imran